Jurnal Lengkap

Akuntansi Syariah Bidang Baru Studi Akuntansi Dalam Konteks Epistimologi Islam




Akuntansi Syariah Bidang Baru Studi Akuntansi Dalam Konteks Epistimologi Islam

Asrori



Abstrak

Akuntansi syariah merupakan bentuk akuntansi unik, dikembangkan berlandaskankan nilai-nilai, etika dan syariah Islam, dan dibangun menggunakan pendekatan epistimologi Islam. Makalah ini berusaha mengkaji kerangka konseptual akuntansi syariah yang dibangun menggunakan pendekatan epistimologi Islam yaitu paradigma syariah, sebagai konstruksi sosial masyarakat Islam menerapkan kegiatan ekonomi dan keuangan. Ditilik dari karakteristiknya akuntansi syariah memiliki perbedaan yang sangat mendasar dibanding dengan akuntani konvensional. Kajian akuntansi syariah secara konseptual ini diharapkan dapat memingkatkan minat dan pemahaman para akademisi Jurusan Ekonomi terhadap akuntansi syariah sebagai bidang baru dalam studi akuntansi, yang sekarang banyak mendapat perhatian besar dari berbagai kalangan untuk dikembangkan sebagai bahan pengajaran akuntansi di perguruan tinggi.

Kata Kunci: Akuntansi Syariah, Epistimologi Islam


PENDAHULUAN

Seiring dengan meningkatnya rasa keberagamaan (religiusitas) masyarakat Muslim menjalankan syariah Islam dalam kehidupan sosial-ekonomi, semakin banyak institusi bisnis Islami yang menjalankan kegiatan operasional dan usahanya berlandaskan prinsip syariah. Untuk mengelola institusi bisnis Islami ini diperlukan pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan dengan karakteristik tertentu yang sesuai dengan syariah. Pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan yang diterapkan pada institusi bisnis Islami inilah yang kemudian berkembang menjadi akuntansi syariah. Akuntansi syariah (shari’a accounting) menurut Karim (1990) merupakan bidang baru dalam studi akuntansi yang dikembangkan berlandaskan nilai-nilai, etika dan syariah Islam, oleh karenanya dikenal juga sebagai akuntansi Islam (Islamic accounting). Perkembangan akuntansi sebagai salah satu cabang ilmu sosial telah mengalami pergeseran nilai yang sangat mendasar dan berarti, terutama mengenai kerangka teori yang mendasari dituntut mengikuti perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
 



1 comments:

nyla wulandari said...

pak jurnalnya kok susah untuk di download

Post a Comment